Produk Akhir Kain Lurik Berpotensi Ekspor

Salah satunya dengan program yang kami miliki yaitu memberikan pendampingan sehingga para UKM siap untuk diunggah ke global marketplace. Tercatat 353 produk Indonesia dari berbagai komoditas termasuk tekstil telah diunggah di Alibaba dengan harapan adanya pertemuan dengan buyer pada platform tersebut,” papar Maqin Noorhadi, Direktur Pelaksana II LPEI. Tahun ini, kami memproyeksikan pertumbuhan industri tekstil minus 1% sampai 2%. Kalau tahun depan, kami perkirakan bisa di positif tapi belum bisa tahu persis. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pertekstilan Indonesia Rizal Tanzil Rakhman menilai pemulihan industri tekstil cenderung lambat karena memiliki rantai pasok yang panjang. Mulai dari hulu yang memproduksi serat benang hingga pabrik garmen pada hilir.

Masalahnya sumbangsih pasar domestik itu mencangkup 80 persen complete produksi hulu. Ia bilang pelaku usaha tekstil harus menjaga cashflow mereka agar tetap bertahan sampai Corona berakhir. Belum lagi saat mereka mengalami penurunan permintaan biaya seperti listrik, iuran BPJS, dan bunga financial institution tetap berjalan. Airlangga juga mengungkapkan, pemerintah gencar menarik investasi sektor industri yang dapat menghasilkan produk substitusi impor.

SEMARANG-Ekspor batik lebih baik dalam bentuk kain dibandingkan pakaian jadi karena ukuran yang tidak sama antara konsumen lokal dengan asing. Lewat pameran yang diselenggarakan Bank Indonesia bertajuk Karya Kreatif Indonesia kain tenun asal daerah tersebut ditawarkan mulai dari Rp 1 juta sampai dengan Rp 9 juta. Selain melihat dari segi kualitas yang dianggapnya mampu bersaing dengan produk ekspor lain, produk tenun tradisional masyarakat Ntobo ini juga punya daya jual yang khas, yakni coraknya beragam. Sementara untuk produk tekstil mulai dari serat, benang, dan kain jauh lebih tinggi lagi yaitu 92 persen. Bound tariff tersebut bertindak sebagai ambang batas teratas yang tidak bisa dilanggar dan tercatat dalam konsesi masing-masing anggota.

Ekspor kain

“Sementara dari dalam negeri itu kebanyakan kolektor yang berasal dari Jakarta,” sebutnya. Memiliki motif yang khas dan dibuat dengan bahan baku lokal adalah keunggulan yang ditawarkan kain Gedog buatan Siti Fatimah Nasih. Tidak heran bila kain tenun buatannya ini dilirik, dibeli dan dipesan hingga ke mancanegara. TEMPO.CO, Jakarta – Industri tekstil dan produk tekstil berpotensi meningkatkan ekspor ke Turki. Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia Jemmy Kartiwa berujar pasar Turki menjadi salah satu tujuan ekspor terbesar bagi Indonesia, misalnya saja produsen benang pintal Indonesia.

Menurut Mendag, larangan impor kain bermotif batik ini untuk mengamankan pasar batik produk Indonesia di dalam negeri. Ia menyebutkan, potensi pasar dalam negeri harus diselamatkan dan diamankan bersama, karena output-nya untuk kesejahteraan. “Jadi tidak semua bikin desa wisata, namun bisa lebih variatif dengan produk unggulan seperti kain tenun wedani ini,” urai Abdul Halim. Chief Executive Officer Maxxindo Desay Savitri Devi mengemukakan kain tenun yang diminati pasar ekspor itu berasal dari sejumlah wilayah di Indonesia. Di sisi lain, produsen juga terjepit karena pasar dalam negeri ikut kelam.